Minggu, 22 November 2015

Sistem Registry Berbasis Windows

Sistem Registry Berbasis Windows

Registry dalam platform sistem operasi Microsoft Windows 32-bit, merupakan sebuah basis data yang disusun secara hierarkis yang mengandung informasi mengenai konfigurasi sebuah sistem, mulai dari konfigurasi perangkat keras, perangkat lunak, asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya hingga preferensi pengguna. Registry merupakan pengganti berkas-berkas konfigurasi *.INI yang digunakan dalam sistem Windows 16-bit (Windows 3.x dan Windows for Workgroups).


1) Cara Masuk Registry

a. Klik tombol start, lalu pada kolom search ketik "regedit".




b. Pilih ikon Registry Edit.exe


c. Lalu akan muncul tampilan seperti di bawah ini.




2) Backup registry.

Backup adalah salah satu cara yang dilakukan untuk mempertahankan komputer dalam kondisi normal. Dalam kondisi normal semua perangkat dalam sistem komputer akan dapat berjalan dengan baik. Backup registry merupakan proses untuk menyimpan konfigurasi registry dimana komputer dalam kondisi normal. Karena pemakaian, penambahan atau penghapusan program aplikasi dan akses jaringan intra atau internet yang memungkinkan komputer terserang virus maka registry sistem akan berubah. Dengan demikian kenerja komputer akan berkurang seperti akses program lambat. untuk mengembalikan ke dalam kondisi awal, registry harus dibackup dahulu kemudian di-restore. Uraian dibawah ini menjelaskan Langkah-langkah backup registry pada sistem operasi windows. Langkah-langkah backup registry adalah sebagai berikut:

a. Jalankan registry editor dengan mengklik start, pada search program and file ketik regedit
b. Dibawah program (1) double klik regedit.exe, sehingga tampil gambar seperti dibawah ini.


c. Pilih menu file dan klik export.


d. Pada export range pilih all dan tuliskan nama file backupnya (misal backup_10012014). Pada save     in arahkan folder penyimpanan di documents, kemudian klik save.

e. Buka windows explorer cari di folder document, pastikan bahwa file backup yang sudah dibuat           berhasil.




11) Edit Registry.

Edit registry digunakan untuk merubah konfigurasi registry yang ada. Perubahan registry ini mempunyai tujuan untuk mengoptimalkan kinerja
komputer (tweaking: memodifikasi fungsi tertentu agar sistem windows bekerja optimal). Uraian dibawah ini menjelaskan proses edit registry untuk mempercepat proses tampilan menu start pada saat booting. Pengaturan yang dilakukan adalah merubah nilai waktu delay pada menu show delay dimana secara default nilainya adalah 400. Langkah-langkah pengaturan registry adalah sebagai berikut:
1. Klik start pada search program and file ketik regedit
2. Dibawah program (1) double klik regedit.exe
3. Dari registry editor klik HKEY_Current_User  Control Panel Desktop.
4. Pada kolom name klik MenuShowDelay

5. Masukkan value data dengan angka 1 dan klik oke
6. Tutup jendela registry editor dengan mengklik tombol close



12) Restore Registry.

Restore registry adalah proses untuk mengembalikan konfigurasi ke kondisi awal atau normal (kondisi sistem saat backup registry). Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Jalankan registry editor
2. Dari jendela registry editor pilih menu file import-



3. Klik file backup registry yang sudak dibuat kemudian klik open

4. Proses import registry sedang berlangsung tunggu sampai selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar